Showing posts with label Info Majenang. Show all posts
Showing posts with label Info Majenang. Show all posts

Saturday, March 5, 2011

Objek Wisata Air Terjun di Majenang

HTML clipboard
Majenang memiliki kekayaan alam yang belum dieksplorasi untuk menjadikan sumber Pendapata Asli Daerah. Salah satunya adalah pesona air terjun "Curug Cigombong". 

Air terjun "Curug Cigombong" yang terletak di Desa Sadabumi memiliki nilai eksotik tersendiri. Air terjun yang dikelilingi kawasan hutan pinus dan dihiasi rerimbunan pepohonan hutan tropis memberikan keindahan tersendiri. Air Terjun "Curug Cigombong" memiliki ketinggian kurang lebih antara 25 - 40 meter.

Air yang tumpah di air terjun "Curug Cigombong" adalah air yang mengalir dari sungai Cigombong dan Cibikang. Pada saat intenstias hujan turun lebih banyak seperti sekarang ini, air terjun "Curug Cigombong" benar-benar memberikan pemandangan yang menakjubkan. Air yang jatuh dari ketinggian 25 meter lebih tersebut pecah menghepas bebatuan dan memenuhi lubuk dibawahnya. Semetara itu angin juga iku memberikan efek keindahan tersendiri. Angin yang dihasilkan dari udara sekitar dan hempasan air yang jatuh dari ketinggian 25 meter tersebut menyebakan setiap kita yang berada di bawah akab basah kuyup dan merasa kedinginan.

Sampai saat ini, air terjun "Curug Cigombong" belum dikelola dan dikomersilkan. Pesona alam yang benar-benar masih perawan. Hanya ada beberapa usaha pembangunan akses jalan oleh pihak perhutani. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah akses para pengunjung. Namun sampai saat saya menulis artikel ini, "Curug Cigombong" belum dikomesilkan. Itu artinya stiap kita yang ingin menikmati keindahan alat tersebut, masih bebas tanpa biaya. Yang penting datang dengan niat untuk menikmati keindahan alam, bukan untuk merusak keindahan alam yang masih perawan tersebut.

Akses jalan untuk sampai ke "Curug Cigombong" memang lumayan jauh dari pusat kota Majenang. Kalau ditempuh dengan kendaraan bermotor bisa menghabiskan waktu 2 jam perjalan. Ada dua jalur alternatif yang bisa dipilih untuk bisa sampai ke air terjun tersebut. 

Pertama melewati jalur Bener, Sepatnunggal dan Pengadegan. Jalur ini jalannya kurang baik, tapi cukup dekat. Hanya membutuhkan waktu kruang lebih 1 jam bisa sampai di kampung yang berdekatan langsung dengan "Curug Cigombong". Kalau kita melalui jalur ini, kendaraan dititipkan di kampung tersebut. Namanya kampung Ciakar. Orang-orangnya ramah, suka menolong dan yang pasti dengan senang hati akan mengantarkan siapa saja yang ingin sampai di "Curug Cigombong". Maklum kalau lewat jalur ini, dari kampung Ciakar ke "Curug Cigombong" ditempuh dengan jalan kaki. 

Kedua melewat jalur lintas Kabupaten Brebes. Jalur ini meiliki akses jalan yang sangat baik sampai dengan Desa Ujungbarang. Dari desa Ujungbarang ke "Curug Cigombong" juga bisa dilalui kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor. Namun harus ekstra hati-hati. Dan sesampai di "Curug Cigombong" harus meninggalkan kendaraan berada jauh dari lokasi air terjun.

Saran saya lebih baik lewat jalur yang pertama. Karena selain lebih dekat, juga akan dibantu oleh orang-orang yang ada di kampung Ciakar. Yang tertarik silakan berkunjung, dan saya juga siap membantu.

Wednesday, August 18, 2010

Debat Terbuka Kabupaten Majenang


MAJENANG – menjadi kabupaten, topik ini sedang hangat jadi pembicaraan di tengah-tengah masyarakat. Hal ini memang karena sebagian/ kelompok masyarakat tertentu tengah mengupayakan pemekaran kabupaten Cilacap menjadi dua kabupaten, yaitu dengan berdirinya Cilacap Barat.

Sepertinya perjuangan para tokoh pemekaran kabupaten Cilacap Barat akan membuahkan hasil. Meskipun mungkin masih halangan dan rintangan menghadang. Ada yang menarik, di sekitar tugu BRI ada spanduk bertuliskan “MASYARAKAT MAJENANG YANG SEDANG MERANTAU MENDUKUNG BERIDIRINYA KABUPATEN MAJENANG”. Memang sebelumnya ada tarik ulur antara Kecamatan Majenang dengan Sidareja, kota mana yang lebih pantas menjadi ibu kota kabupaten. Namun seiring dengan berjalannya waktu, menurut kabar burung keputusan terakhir Majenang-lah yang akan menjadi ibu kota kabupaten.

Tak ketinggalan masyarakat kalangan bawahpun mulai ramai memperbinangkan tentang berdirinya Kabupeten Majenang. Berikut saya tuliskan petikan perbincangan mereka yang sempat saya dengar. Lho kok gak nyambung banget sih dengan judulnya. Tetap nyambung aja, ini juga debat terbuka kerena terjadi di pinggiran jalan. Ha…ha…. (dialog ini sudah saya modifikasi, hanya mengambil intisarinya saja). Berikut debat mereka tentang Kabupaten Majenang.

Ahmad
Gus, katanya kota Majenang akan menjadi kabupaten ya?

Agus
Ya, ini sedang diperjuangkan oleh orang-orang pinter. (jawabnya tegas dan lugas)

Ahmad
Wah kayanya seneng ya kalau Majenang menjadi kabupaten.

Agus
Mungkin bagi sebagian orang ya, tapi saya sendiri secara pribadi tidak setuju. Alasannya, dari mana kita akan mendapat Pendapatan Asli Daerah yang meruakan hal wajib bagi sebuah kabupaten.

Ahmad
Wah pinter sampean, bisa mikir sampai ke arah situ ya. Kalau saya sih sangat setuju dengan berdirinya Kabupaten Majenang, alasan saya cukup sederhana, kalau saya mau ngurusi segala macam surat yang kaitannya harus dengan kantor yang ada di kabupaten gak harus jauh-jauh lagi ke Cilacap. Perkara dari mana PAD-nya biar aja orang-orang pinter yang mikirin. Saya terima jadi dan menikmati saja.

Agus
Itu namanya sampean mau enaknya saja, gak mau mikirin nasib bangsa ini. Bayangkan!! Dengan berdirinya kabupaten baru akan banyak berdiri kantor-kantor pemerintahan yang secara langsung membutuhkan para pegawai yang akan banyak makan duit negara. Ya kalau mereka bisa bekerja, lah kalau bisanya cuman makan gaji buta gemana? Dengan berdirinya birokrasi baru, maka terbuka pintu korupsi yang baru.

Ahmad
Tapi kalau saya lain, dengan berdirinya kantor-kantor pemerintahan baru maka akan menyerap tenaga kerja baru. Jadi bisa memberantas pengangguran. Kita kan tahu pengagguran merupakan sumber masalah sosial di tenngah masyarakat. Yang jelas saya akan merasa lebih dekat dengan pemimpin saya.

Nah itulah petikan dialog yang sudah saya modifikasi, nama di atas hanyalah fiktif belaka. Kalau ada kesamaan, itu hanya kebetulan. Bagi masyarakat Majenang dan sekitarnya, silakan berdialog melalui kotak komentar di bawah ini. Tapi ingat, dalam berdialog harus mengedapankan rasa saling menghormati dan menghargai pendapat orang lain.

Bagi para pejuang pemekaran Kabupaten Cilacap Barat selamat berjuang dan semoga Alloh memudahkan perjuangan anda-anda semua, yang pasti masyarakat kecil seperti saya mengharapkan dampak positif dengan berdirinya Kabupaten Majenang.

Sunday, August 8, 2010

Masjid Agung Mujahidin Majenang


MAJENANG – memiliki icon kebanggaan sekaligus tempat ibadah yang sangat anggun, yakni Masji Agung Mujahidin. Masjid ini terletak di Jl. Diponegoro kurang lebih 200 meter dari petigaan Tugu BRI dan 500 meter dari pertigaan SMP Diponegoro Majenang. Letak masjid yang strategis, yaitu berada di tengah-tengah pusat kota menyatu dengan Alun-Alun dan Kantor Kecaman Majenang menjadi sangat cocok sebagai rest area bagi para musafir.

Terbukti setiap hari atau malam Masjid Mujahidin selalu ramai mejadi tempat persinggahan bus pariwisata khususnya meraka para pejiarah. Hal ini ditunjang dengan maraknya para pelaku bisnis kuliner yang mendirikan tenda-tendanya di sekitar alun-alun dan Masjid. Mulai dari penjual minumah hangat seperti bajigur, bandrek, kopi dan lain sebagianya sampai dengan hidangan malam yang sangat menggoda selera. Ada pecel lele, ayam goreng, ayam bakar, baso mi ayam dan masih banyak lagi kuliner yang ada di sekitar masjid, sehingga masjid Mujahidin benar-benar tepat untuk dijadikan tempat persinggahan sementara bagi orang-orang yang bepergian jauh.

Mendekati hari lebaran biasanya Masjid Mujahidin akan lebih ramai lagi. Seperti kita ketahui, arus mudi k menjelang lebaran pasti akan meningkat tajam, mulai dari pemudik yang menggunakan sepeda motor sampai dengan mobil pribadi, dapat dipastikan akan singgah di masjid Mujahidin Majenang.

Nah bagi blogger yang kebetulan mau bepergian dan melintas di kota Majenang, tak ada salahnya istirahat sejenak untuk sekedar menjalankan sholat atau bagi yang non muslim bisa menikmati kuliner yang ada di sekirat Masjid. Letaknya sangat strtegis, karena berada di jalan pusat kota, yaitu Jl. Diponegoro. Di Majenang saat ini hanya memiliki 3 Jalur Utama yaitu Sebelah Utara Jl. Dr. Sutomo dan Jl. Dr. Wahidin, jalur tengah yaitu Jl. Diponegor dan jalur selatan yaitu Jl. Yos Sudarso dan Jl. K.H. Ahmad Dahlan. Biasanya kalau malam baik kendaraan dari arah timur ke barat maupun dari arah barat ke timur akan menggunakan jalur tengah (Jl. Diponegoro) yang melintasi Masjid Mujahidin Majenang.

Saturday, July 24, 2010

Jalan Bareng Bupati Cilacap


MAJENANG- Minggu 25 Juli 2010 pukul 06.00 WIB alun-alun Majenang yang biasanya sepi dari aktivitas masyarakt kota Majenang, mendadak menjadi riuh oleh suara orang-orang yang berkerumun di sekitar pendopo Kecamatan Majenang. Di depan pendopo terlihat jelas spanduk dengan bertuliskan SENAM MASSAL DAN JALAN SANTAI BARENG BUPATI CILACAP, BAPAK H. TATO SUWARTO PAMUJI.

Ya, hari ini 25 Juli 2010 Kecamatan Majenang bekerjasama denga para pengusaha yang ada di kota Majenang dan instansi pemerintah setempat mengadakan iven jalan bareng Bupati Cilacap Bapak H. Tato Suwarto Pamuji. Masyarakat majenang dan sekitarnya begitu antusias mengikuti acara ini, hal ini terlihat sejak pagi buta alun-alun kota Majenang sudah dipadati oleh orang-orang yang akan ikut dalam iven tersebut.

Iven ini diakui panitia untuk lebih mendekatkan lagi pemimpin dengan rakyatnya. Bapak H. Tato Suwarto Pamuji merasa perlu berbaur dengan masyarakat kalangan bawah, agar bisa menyerap aspirasi arus bawah secara langsung. Dari hasil pendekatan lansung pada masyarakat melahirkan beberapa kebijakan yang akan segera direalisasikan. Salauh satunya adalah Pemerintah Kabupaten Cilacap mengalokasikan dana 1,2 milyar untuk biaya kesehatan masyarakat tidak mampu melalui program ASKES. Selain itu, di tahun 2011 ini Bapak Tato Suawarto Pamuji menginginkan agar tidak ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Itu artinya anak-anak Cilacap harus bersekolah semua tanpa ada alasan apapun, apalagi alasan karena tidak mampu, karena pemda Cilacap siap membantu. Disampaikan oleh ketua penyelenggara, kalau ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah untuk bisa langsung didata dan dilaporkan, agar bisa segera dibantu untuk bisa sekolah.

Acara yang dimulai pukul 07.00 dengan senam massal kemudian dilanjutkan jalan santai bareng Bapak Bupati Cilacap dan pembagian door prize, berakhir pukul 12.00. Terlihat masyarakat begitu menikmati acara tersebut. Semoga acara ini tidak hanya bentuk ceremoni belaka, tapi ada tindak lanjut dai pemerintah untuk menjalankan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada rakyat. Amin…

Monday, July 12, 2010

Pengusaha Majenang


FADHIL GALERY- Berusaha memberikan kontribusi untuk perkembangan bisnis di kota Majenang. Untuk itu saya memberikan ruang kepada para pengusaha yang ada di kota Majenang, yang berkeinginan menyebarkan infromasi bisnis melalui dunia intenet. Informasi bisa berupa peluang usaha, lowongan kerja, layanan jasa, pendidikan formal ataupun non formal, penjualan produk dan lain-lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha di kota Majenang.

Para pebisnis dan pelaku usaha kota Majenang bisa membuat atau menulis Company Profile kemudian mengirimkannya ke redaksi FADHIL GALERY melalui email fadhilkasep@hotmail.com dengan persayaratan :
  1. Usaha atau bisnis anda harus ada di kota Majenang

  2. Artikel di ketik dengan huruf Arial atau Times New Roman

  3. Panjang minimal artikel 200 kata.

  4. Isi artikel meliputi :

a.       Jenis usaha
b.      Produk atau jasa yang diberikan
c.       Cara pelayanan
d.      Alamat usaha lengkap
e.       Contact person

Kirimkan artikel anda ke alamat email di atas, kemudian konfirmasikan ke no. 0817 943 2618, agar saya bisa langsung menerbitkan artikel anda. Apabila terjadi keterlambatan dalam penerbitan saya mohon maaf, karena aktifitas saya bukan hanya di dunia online saja.

Perlu anda ketahui, ini semua adalah GRATIS, tanpa dipungut biaya sepeserpun dengan catatan artikel sudah siap terbit atau anda mengetik sendiri. Artikel-artikel anda akan saya terbitkan masuk ke dalam ketegori Info Majenang, dengan harapan akan semakin memperkaya khazanah FADHIL GALERY. Bagi anda yang ingin dibuatkan artikel bisa langsung menghubungi saya (Waskim) melalui nomor 0817 943 2618 atau datang langsung ke Jl. Kapten Suyono Sebelah Utara lapangan Futsal H. Yeye.

Terima kasih atas partisipasi anda dalam memajukan bisnis di kota Majenang, diharapakan akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Majenang, dan semakin terbuka luas lapangan pekerjaan untuk para generasi muda kota Majenang.

Saturday, July 10, 2010

Peta Kota Majenang

Buata temen-temen yang bukan orang Majenang, mungkin bertanya-tanya seperti apa sih kota Majenang. Dan buat temen-temen orang Majenang pastinya dah perlu dijelasin lagi  kan, kalau yang lagi ada diperantauan mungkin tulisan ini akan menambah kangen temen-temen terhadap kota tercinta kita ini.

Di atas adalah peta kota Majenang, secara geografis kota Majenang terletak di Cilacap Bagian barat hampir berbatasan langsung dengan propinsi Jawa Barat, hanya dibatasi oleh kecamatan wanareja dan Dayeuh Luhur saja. Makanya secara kulturpun, Majenang adalah perpaduan antara Jawa dan Sunda.

Bahasa keseharian penduduknya adalah campuran antara Jawa dan Sunda. Makanya gak usah heran kalau orang Jawa Barat merantau ke kota Majenang kemudian banyak penduduk yang bisa berbahasa sunda. Meskipun memang sunda yang dipakai adalah sunda kasar.

Rata-rata penduduk berbahasa sunda adalah penduduk daerah pegunungan, sedangkan pusat kota Majenang yaitu diareah ampah didominasi oleh penduduk berbahasa Jawa. Ah... pokoke Majenang itu asyik banget deh. Apalagi ada wacana yang mengatakan bahwa akan adanya pamekaran kabupaten Cilacap menjadi dua kabupaten yaitu Cilacap Timur dan Cilacap Barat. Saya sih beraharap agara wacana tersebut bisa terwujud, dan yang menjadi kota madya adalah Majenang. Biar kala ngurusin apa aja lebih mudah, karena lebih dekat dengan pusat pemerintahan.

Buat temen-temen yang mau nambahin informasi Majenang, silakan aja kasih komentar.

Sunday, July 4, 2010

Wisata Kuliner Majenang


MAJENANG- Baru-baru ini kota Majenang tercinta menggelar kegiatan wisata kuliner. Kegiatan yang dipusatkan di bekar terminal lama tersebut dibuka lansung oleh wakil bupati Cilacap Bapak H. Tato Suwarto Pamuji.

Tepat tanggal 3 Juli 2010 waktu petang Bapak Wakil Bupati beserta ibu dan rombongan dari Cilacap hadir di tempat kegiatan yang disambut oleh kesenian Calung yang dimainkan oleh anak-anak SD Negeri Jenang 05. Acara pembukaan wisata kuliner tersebut dihadiri oleh para pejabat instansi yang ada di wilayah Kecamatan Majenang. Segenap pejabat UPT Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kecamatan Majenang tampak hadir di acara  tersebut.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan pertunjukkan berbagai kesenian. Uniknya kesenian-kesenian tersebut dibawakan oleh para siswa mulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai Sekolah Dasar. Dari seni suara sampai dengan seni tari.

Menurut beberapa keterangan sesama pengunjung (Dasar wartawan kredek, data gak akurat he…he…) acara tersebut bertujuan untuk melokalisasi para pedagang kaki lima. Terbukti dengan diramaikannya acara tersebut oleh para pedagang kaki lima. Berdasarkan pengamatan saya saat itu, hampir ada 30 stand pedagang kaki lima yang ada di lokasi acara tersebut. Mulai dari pedagang Cimol, Es Dawet, Es Erumput Laut, Roti Bakar Khas Bandung, Ayam Bakar, Sate Ayam Kampung dan lain-lain.

Nah buat temen-temen netter yang mungkin berkunjung ke Majenang bisa mengunjungi tersebut untuk menikmati berbagai makanan kuliner yang ada di lokasi tersebut. Atau mungkin bagi anda yang sedang bepergian, kemudian lelah bisa beristirahat sambil menikmati makanan yang anda sukai di tempat Wisata Kulinet Majenang tersebut.

Salam Hangat dari FadhilGalery buat semua pembaca.