Showing posts with label registri windows. Show all posts
Showing posts with label registri windows. Show all posts

Wednesday, February 23, 2011

Cara Membersihkan Registri Windows


Halo sobat, setelah beberapa hari blog sederhana ini tidak mempublish artikel apapun dikarenakan ada kegiatan off  line yang menyita waktu. Kini saya kembali sharing pengalaman dan masih berkaitan dengan registri windows.

Posting yang lalu kita membahas cara membackup registri windows, sekarang mari kita belajar cara membersihkan registri windows. Seperti yang sudah ketahui sebelumnya, registri merupakan hal penting bagi sebuah sistem windows. Selain merupakan hal yang penting registri windows juga merupakan hal yang sangat sering terkena masalah. Inilah kelemahan microsoft windows, registri yang sering crash dan menjadi beban bagi sistem itu sendiri.

Penumpukan sampah pada registri windows sering sekali terjadi, apalagi bagi sobat yang hobi ngoprek PC, mencoba berbagai aplikasi, sehingga sering melakuan install dan uninstall aplikasi. Hal ini akan semakin memperparah registri dengan tumpukan sampah-sampah yang menjadi beban bagi sistem operasi.

Harus kita ketahui bahwa ketika kita melakukan install aplikasi, registri windows otomatis akan mencatat aplikasi tersebut dalam registrinya. Tapi ketika kita melakukan uninstall belum tentu registri juga menghapus registri yang berkaitan dengan aplikasi yang kita uninstall. Kejadian seperti ini jelas sangat tidak efisien, registri windows jadi terbebani oleh berbagai macam registri yang tidak ada gunanya atau tidak digunakan.

Nah biar registri windows kita senantiasa bersih dari sampah-sampah semacam itu harus kita bersihkan. Sebenarnya ada tool yang berfungsi untuk membersihkan registry windows. Coba aja cari di google dengan kata kunci regitri cleaner, banyak pilihan tool registri cleaner yang bisa kita unduh secara gratis.

Tapi saat ini saya ingin berbagi pengalaman tentang cara membersihkan registri windows secara manual. Cara yang paling mudah untuk membesrsihkan registri adalah setiap kita habis melakukan uninstall maka langsung kita bersihkan registrinya. Caranya masuk ke regstri editor, kemudian cari registri dengan kata kunci program yang kita uninstall dengan klik menu Edit, klik Find (F3), masuka kata kunci yang kita cari, setelah ketemu kemudian hapus atau delete. Tekan F3 sampai semua kata kunci yang kita cari benar-benar habis.

Catatan : lakukan hal tersebut dengan hati-hati. Terutama saat akan menghaspus value registri, baca dengan seksama, apakah betul value registri tersebut yang akan kita hapus. Ada baiknya sebelum kita melakukan ini, registri di backup dulu.

Sunday, February 20, 2011

Mengamankan Registri Windows


Untuk para pengguna system opersi (operating system) windows tentu sudah tidak asing dengan kata registri. Registri merupakan bagian penting dari windows. Semua setingan baik system, aplikasi maupun interaksi antara software dengan hardware diatur oleh registri.

Maka tidak heran kalau registri pada windows sering menjadi objek atau sasaran dari para pembuat virus. Hampir dari semua virus lokal yang saya pernah temui, selain menyerang system mereke juga menyerang registri. Virus-virus ini menyerang registri mulai dari menambah, mengurangi atau bahkan mematikan sebagian fungsi dari registri.

Nah kalau kita sudah tahu sebegitu pentingnya registri pada windows, maka alangkah bijaksananya kalau kita mengamankan registri windows kita secara dini. Mengamankan registri pada windows dilakukan dengan membackup registri windows dalam keadaan normal. Artinya pada saat windows dalam keadaan normal, pada saat itulah registri kita backup. Semisal setelah baru saja diinstal, maka kita lakukan backup registri.

Adapun cara untuk melakukan backup registri atau mengamankan registri cukup mudah dan sederhana. Ikuti langkah-langkah berikut :
1. Klik tombol Start > Run.
2. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
3. Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
4. Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry, tentukan lokasi drive dan folder tempat kita menyimpah hasil backupan.
5. Tekan tombol Save.

Ketika windows terjadi error, bermaslah pada registri kita sudah memiliki cadangan registri yang berjalan normal. Cara untuk menanamkan atau menggunakan file registri hasil backupan cukup mudah. Tinggal klik dua kali pada file backup registri yang sudah kita simpan. Maka windows akan memunculkan popup yang menawarkan apakah kita akan menerapkan setingan registri ini atau tidak. Klik aja “Yes” maka registri akan tertanam ke system operasi kita.

Gemana??? Mudah bukan??? Semoga bermanfaat.